BAB I
DISTRIBUSI dan PENERIMAAN Televisi
PENERIMAAN TELEVISI
Televisi hitam putih
Pada
televisi hitam putih gambar tidak dapat dilihat sesuai dengan warna aslinya.
Apapun yang terlihat dilayar kaca hanya tampak warna hitam dan putih. Hal ini
sangat berbeda dengan televisi warna, yakni warna gambar yang tampil di layar
akan terlihat menyerupai aslinya.

Gambar
yang kita lihat di layar televisi adalah hasil produksi dari sebuah kamera.
Objek gambar yang ditangkap lensa kamera akan dipisahkan menjadi tiga warna
dasar, yaitu merah (R= red), hijau
(G=green), dan biru (B=blue).
Hasil
pemisahan ini akan dipancarkan oleh pemancar televisi. Pemancar TV warna
memancarkan sinyal-sinyal:
•
Audio (suara)
•
Luminansi (kecerahan gambar)
•
Krominansi (warna)
•
Sinkronisasi (vertikal / horizontal)
•
Burst
Pada pesawat penerima televisi warna, semua
warna alamiah yang telah dipisah ke dalam warna dasar R (red), G (green), dan B (blue) akan dicampur kembali pada
rangkaian matriks warna untuk menghasilkan sinyal luminasi Y dan dua sinyal
krominansi, yaitu V dan U menurut persamaan berikut :
Y = +0.30R +0.59G+0.11B
V = 0,877 ( R - Y )
U = 0,493 ( B- Y )
Bakuan Sistem
PAL (Phase
Alternating Line)
Adalah
sebuah encoding warna yang digunakan dalam sistem televisi broadcast, digunakan
di seluruh dunia kecuali di kebanyakan Amerika, beberapa di Asia Timur
menggunakan NTSC, sebagian Timur Tengah dan Eropa Timur, dan Prancis
(menggunakan SECAM, walaupun kebanyakan dari mereka telah memulai proses
menggunakan PAL).
PAL
dikembangkan di Jerman oleh Walter Bruch, yang bekerja di Telefunken, dan
pertama kali diperkenalkan pada tahun 1967. Catatan bahwa Thomson Prancis, di
mana Henri de France mengembangkan SECAM, kemudian membeli Telefunken. Thomson
juga berada di belakang merk RCA untuk produk elektronik
konsumen, dan
|
RCA
menciptakan standar TV
warna
|
NTSC
|
|||
(sebelum Thomson terlibat).
|
|
|
|
||
NTSC (National
Television System Committee)
|
|
||||
NTSC dengan format terdiri dari 30 frame video per detik,
|
dimana
|
||||
setiap
|
frame
|
terbentuk
|
dari
|
525 scanning garis.
486
|
|
scanning membentuk visible
raster dan sisanya
(vertical blanking
|
|||||
interval) digunakan
untuk sinkronisasi dan penyapuan
|
vertikal
|
||||
serta
|
informasi
|
lain seperti
|
teks
|
penutup dan vertical interval
|
|
timecode.
|
|
|
|
|
|
Pada raster yang lengkap,
|
scanning genap (lower scanlines)
|
yaitu
|
||||
|
garis 21-263 membentuk
|
bidang gambar yang
pertama
|
dan
|
||||
|
scanning ganjil (upper
scanlines) yaitu garis 283-525
membentuk
|
||||||
|
bidang gambar yang
kedua. Sebagai perbandingan, system
PAL
|
||||||
menggunakan
|
625 garis
(576
|
visible raster), atau
dengan kata
|
|||||
lain memiliki
|
resolusi vertikal
|
yang cukup tinggi,
tetapi memiliki
|
|||||
resolusi
frame yang rendah yaitu 25 frame atau 50 bidang gambar per detik.
PERKEMBANGAN PENERIMA TELEVISI
TV Satelit
Satelit
digunakan pada transmisi sinyal televisi, yang berbentuk elliptical (lonjong,
dengan kemiringan +/- 63.4 derajat dengan periode orbit sekitar 12 jam) atau
orbit geostationary 37,000 km di atas katulistiwa.
TV
Kabel
Merupakan sebuah sistem jaringan yang terhubung
langsung dari pusat penyedia jasa layanan
Audio dan Video.
TV Kabel ini
biasanya digunakan untuk
kebutuhan layanan Hotel atau
bahkan
masyarakat
umum.
DAFTAR
PUSTAKA
https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjCnpK4yMXPAhVDVZQKHY3oDHEQFggaMAA&url=http%3A%2F%2Fstaff.uny.ac.id%2Fsites%2Fdefault%2Ffiles%2FBAB%2520VI%2520SISTEM%2520PENERIMA%2520TELEVISI.pdf&usg=AFQjCNEfE2AEsW0ZSzTq2NaRbVwEm6h03Q&sig2=NiXIf3AEpBBu-x-PO1ycjw&bvm=bv.134495766,d.dGo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar